Samsung Galaxy Note 7, Si Besar yang Kian Gahar

Memang tidak setiap orang menyukai produk Samsung. Gue salah satunya. Harganya kadang terlalu tinggi dibandingkan dengan apa yang ditawarkan, apalagi dibandingkan brand-brand lainnya. Namun Samsung Galaxy Note 7 kali ini beda. Jujur, ini adalah salah satu smartphone yang paling “bisa” di tahun 2016 ini.

Samsung Galaxy Note 7 (20)

Samsung Galaxy S series dan Note series selalu menjadi pasangan kombinasi produk tertinggi atau flagship dari vendor Korea Selatan satu ini. Berbagai kemampuan dan pengembangan terkini yang dimiliki Samsung, pasti akan disematkan di rilis terbaru kedua varian yang ditunggu jutaan orang di dunia.

Termasuk juga Samsung Galaxy Note 7 yang sekarang menjadi tandem Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S7 Edge. Itu juga yang menjadi alasan mengapa penamaan Note series, melompat dari Galaxy Note 5 menjadi Galaxy Note 7, bukan Note 6. Tidak lain adalah penyetaraan penggunaan seri angka agar konsumen tidak merasa seri Note ketinggalan satu zaman dibanding S series.

Samsung Galaxy Note 7 (19)

Kedigdayaan Seri Tertinggi

Banyak pendapat mengatakan, produk Samsung terbaik adalah “hanya” produk tertinggi alias flagship-nya. Gue pun tidak membantah hal tersebut. Pengalaman menggunakan produk-produk negeri ginseng ini akan maksimal jika kita menggunakan seri seperti S6, S7, Note 5, atau Note 7 seperti yang kita bahas ini.

Jika pernah mencoba seri-seri Samsung kelas menengah, pasti akan tahu mengapa banyak orang berpendapat demikian. Karena banyaknya varian yang dimiliki, Samsung selalu menghadirkan diferensiasi antar-lini produknya. Diferensiasi ini dalam bentuk pengurangan-pengurangan fitur dan spesifikasi, sehingga ponsel kelas menengahnya terasa tanggung untuk dimiliki.

Seri J5 atau J7 2016 misalnya. Di harga Rp3 jutaan, kita “hanya” akan mendapati ponsel dengan spesifikasi kelas menengah yang setara dengan brand-brand Tirai Bambu di harga Rp1,5 jutaan. Bukan masalah itu, bahkan Samsung menghilangkan light sensor yang notabene sebuah fitur yang seharusnya sudah ada di ponsel entry level sekalipun. Terasa tanggung sekali, bukan?

Maka jika orang-orang meminta rekomendasi smartphone kelas menengah (Rp1 – 3 jutaan), gue lebih menyarankan ponsel-ponsel negeri Tirai Bambu seperti Xiaomi, Alcatel Flash, Meizu, Lenovo, atau mungkin Oppo. Ya, Oppo adalah vendor yang berasal dari Tiongkok (mungkin elo pernah ketipu). Atau bisa juga ponsel dari negeri Taiwan seperti Asus. Antara harga dan kualitas yang didapatkan, jauh lebih wajar dan worth dibanding Samsung di rentang harga yang sama.

Samsung memang mendedikasikan hampir dari separuh pendapatannya untuk biaya marketing dan pengembangan (research and development). Jadi jika kita membeli smartphone Samsung seharga Rp3 juta misalnya, nilai produknya sendiri mungkin sekitar Rp1,5 juta. Sisanya adalah kita membayar biaya promosi dan pengembangan Samsung. Jadi tidak usah tanya mengapa, jika kita mendapatkan produk Samsung seharga Rp3 jutaan padahal merek lain bisa menjualnya seharga Rp1,5 jutaan, dengan spesifikasi dan fitur yang sama.

Samsung pionir? Jelas. Merek dari negeri panda hanya ikut-ikutan? Bisa jadi. Tapi untuk kalangan konsumen kelas menengah tersebut, rasanya tidak perlu memperdebatkan itu. Akan lebih realistis jika membeli barang yang sesuai dan worth dengan uang yang dikeluarkan, daripada membayar biaya R&D atau marketingnya vendor hanya sekadar untuk gengsi-gengsian atau fanatisme brand belaka.

Samsung Galaxy Note 7 (1)

Lain jika kita adalah konsumen yang memang tidak mempermasalahkan budget. Di sinilah Samsung akan berbicara banyak di seri tertingginya. Sejak Samsung berhasil menjadi jawara penjual smartphone di dunia, bisa dikatakan Samsung selalu berhasil menemukan sesuatu yang baru untuk diimplementasikan, tentu hanya ke seri S dan Note-nya.

Kedigdayaan itu juga hadir ke Samsung Galaxy Note 7 yang baru dirilis tidak lama ini. Apa saja itu?

Samsung Galaxy Note 7, Thinking Big

Dengan harga ritel kurang lebih Rp10,77 juta, smartphone ini sudah hadir dan dapat dimiliki di Indonesia.

Samsung Galaxy Note 7 (2)

Sisi Luar

Mewah banget. Dibalut material metal berhasil membuat orang-orang ngiler dengan sexy-nya body Note 7 ini. Jika dulu vendor ini sering dicibir karena plastiknya, kini sudah berubah.

Samsung Galaxy Note 7 (4)

Dengan layar curve atau melengkung di sisi kiri-kanannya memberi daya tarik sendiri. Tidak lupa kehadiran S-Pen yang membedakannya dengan seri S7. Ukuran layarnya besar yakni 5,7 inch atau termasuk golongan phablet (phone-tablet) tampil apik dengan spesifikasi teknis super-wah. Resolusi 2K, berjenis super-AMOLED, ditambah perlindungan Gorilla Glass generasi 5.

Konsep desain yang sleek hampir di setiap sisinya bisa membuat siapa saja terpana. Setiap lekukannya terlihat presisi tanpa ada yang perlu dikeluhkan. Tombol power dan lock di sisi kanan, sedangkan tombol volume di sisi kiri. Di bawahnya ada jack audio 3.5mm, port microUSB type C, speaker, dan microphone.

Samsung Galaxy Note 7 (16)

Sedangkan di sisi atas terdapat slot SIM card yang dapat dikeluarkan dengan SIM ejector serta sebuah mic tambahan. Infrared port kini tidak hadir lagi di Note 7 ini. Kemudian di sisi belakang, terdapat lensa kamera utama yang kini lebih tipis, sebuah LED flash, dan sensor olahraga.

Sisi Dalam

Note generasi keenam (Yup, nama Note 7 namun merupakan generasi ke-6 exactly) hadir dalam varian berprosesor Snapdragon 820 Quad-core dan juga Exynos 8890 Octa-core. Konon Snapdragon 820 merupakan mobile processor terbaik saat ini, dan versi Snapdragon hanya ditujukan untuk negara maju (USA) saja.

Samsung Galaxy Note 7 (15)

Untuk Indonesia kebagian versi Exynos. Sama saja sih dalam penggunaan sehari-hari. Tidak ada perbedaan kentara antara kedua versi. Chip Exynos adalah buatan Samsung Electronics sendiri yang di generasi akhir-akhir cukup bersaing dan juga dapat diandalkan performanya.

Dengan memori RAM 4GB dan ROM storage internal sebesar 64GB (52GB kapasitas tersisa), Note 7 kali ini kembali disematkan kemampuan ekspansi ruang penyimpanan dengan kartu microSD. Di Note 5 sebelumnya, slot memory card sempat absen karena memory card dituding menurunkan performa ponsel. Memang sih benar jika memory card yang kita miliki tidak bagus. Lain kalau memory card berkualitas seperti yang sempat kita bahas sebelumnya.

Samsung Galaxy Note 7 (14)

Slot memory card ini bersifat hybrid dan dapat digunakan bergantian dengan SIM-2. Note 7 memang berkemampuan Duos alias dual-SIM yang dapat menyalakan dua kartu secara bersamaan. Lebih praktis ketimbang membawa 2 HP. Apalagi tipikal orang Indonesia yang suka mengganti-ganti kartu paket internet sesuai promo. Jadi SIM satunya lagi bisa digunakan untuk nomor utama kita.

Baterai? 3500mAh yang non-user removable. Cukup atau engga, tergantung penggunaan. Yang pasti support fast charging menggunakan kabel atau tanpa kabel (wireless).

Samsung Galaxy Note 7 (13)

Fitur Kekinian

Seperti yang dibilang di atas, banyak fitur kekinian yang menjadikannya flagship terbaik saat ini. Kita bahas yang utama saja ya.

Samsung Galaxy Note 7 (10)

1. Iris Sensor dan Fingerprint Sensor

Selain fingerprint sensor yang sekarang sudah merakyat, Samsung menghadirkan iris scanner sebagai cara untuk melindungi keamanan. Tapi bukan yang pertama sih, Microsoft Lumia 950 sudah mengadopsinya terlebih dulu dengan Windows Hello-nya.

Iris scanner menggunakan retina mata sebagai alat identifikasi keamanan untuk melindungi sebuah smartphone. Tetapi sensor fingerprint atau sidik jari tetap ada untuk yang matanya sipit. *canda*

Samsung Galaxy Note 7 (12)

2. S-Pen

S-Pen mah sudah menjadi nilai jual Note series dari dulu. Memang, hanya saja S-Pen terus disempurnakan. Kali ini, S-Pen memiliki kemampuan mendeteksi 4.096 level tekanan saat menggunakannya. Dua kali dibanding pendahulunya dan diklaim sepresisi menggunakan pena asli.

Yang hebat adalah kemampuan menulis dalam air atau ketika layar dalam keadaan basah. Ada juga fitur Screen-off memo. Jadi kita tidak perlu menyalakan layar untuk menulis. Cukup keluarkan S-Pen dan tulis seperti kita mencoret buku catatan kecil kita. Tricky banget!

Tidak ketinggalan fungsi-fungsi S-Pen lain seperti mencorat-coret web, melakukan pembesaran seperti kaca pembesar, membuat animasi GIF, screenshot, scrolling layar, dan sebagainya. Samsung paling jawara deh kalau urusan gini!

Samsung Galaxy Note 7 (22)

3. Always-On Display

Always-On Display juga bukan barang-barang baru banget. S7 sudah mengadopsinya, termasuk merek lain semisal LG atau bahkan Nokia Lumia dulu dengan Glance Screen. Eh, sebentar, Nokia 6600 jadul dulu juga ada kok dengan screensaver sederhana berupa jam yang juga always-on.

Yup, always-on ini adalah fitur di mana layar tetap menampilkan konten meski (lampu) layar dalam keadaan mati. Namun di Note 7 disempurnakan dengan berbagai fungsi dan variasi tambahan. Ada 13 variasi jam, 2 variasi kalender, dan 4 jenis gambar yang dapat ditampilkan saat layar dalam keadaan mati. Ada juga 4 icon aplikasi yang dapat ditampilkan notifikasinya, dan ketika disentuh 2 kali akan masuk ke aplikasi tersebut.

Samsung Galaxy Note 7 (11)

4. Edge Screen

Edge screen memang bukan hal yang terbaru di Samsung. Sebelumnya ada S6 Edge dan S7 Edge. Fungsi? Lebih ke arah menambah fungsionalitas semisal shortcut aplikasi dan perintah-perintah tertentu.

Atau bisa juga dijadikan feed notifikasi sehingga menampilkan teks berisi notifikasi yang masuk ke smartphone kita pada saat kondisi layar tertutup (flip cover).

Samsung Galaxy Note 7 (18)

5. Kamera

Meski bukan resolusi terbesar, kamera 12MP di Note 7 yang merupakan kamera yang sama dengan duo S7, seharusnya akan kembali menjadi salah satu nominasi kamera ponsel terbaik.

Dengan bukaan aperture f/1.7 serta dikombinasikan Optical Image Stabilization, kemudian fitur-fitur penunjang terbaik tidak ragu diberikan oleh Samsung ke dalam perangkat ini. Seperti auto-HDR, panorama, dual-pixel autofocus, dan masih banyak lagi.

Untuk perekaman video juga sangat menjanjikan dengan resolusi 4K di kecepatan 30 frame per second. Bagi pecinta slo-mo (slow motion), dapat mengaktifkannya di resolusi video 720p dengan kecepatan 240 fps.

Samsung Galaxy Note 7 (24)

6. Tahan Air dan Debu

Musuh utama elektronik pasti air. Sama seperti seri-seri Sony Xperia dan beberapa ponsel Samsung terakhir, Note 7 kini dilengkapi kemampuan tahan air dan debu dengan sertifikasi IP68.

Diklaim tidak hanya sekadar menutup dan membuat port-portnya tahan air, Note 7 juga berhasil menciptakan S-Pen yang tahan air. Oh ya, Note 7 sendiri adalah seri Note pertama yang memiliki kemampuan tahan air dan debu ini. Jadi, Note 7 konon bisa digunakan menulis dalam keadaan basah sekaligus. Ada yang sudah mencoba?

IP68 memungkinkan Note 7 tahan dari debu, pasir, dan bisa dibawa menyelam dengan kedalaman 1.5 meter selama 30 menit.

Samsung Galaxy Note 7 (6) Samsung Galaxy Note 7 (5)

7. Sports Sensor + S Health

Di bagian belakang Note 7, dekat kamera utama kita akan menemukan sensor olahraga (sports sensor). Dengan memanfaatkan fitur S Health (kalau tidak salah sejak Galaxy S5), kita bisa mengukur kecepatan detak jantung dengan heart rate sensor, serta kadar oksigen dalam darah (blood oxygen) dengan SpO2 sensor.

Tidak ketinggalan kemampuan mendeteksi langkah kaki ketika berjalan, berlari, atau bersepeda. Atau bisa mengukur tingkat stress, konsumsi air, atau bahkan kafein (diinput secara manual).

Samsung Galaxy Note 7 (17)

8. Fast and Wireless Charging

Sebagaimana smartphone terkini dengan baterai berkapasitas lumayan besar, kemampuan fast charging sudah menjadi kewajiban fitur apalagi flagship seperti Galaxy Note 7 ini.

Untuk bawaan dari box, kita mendapatkan perangkat charger kabel dengan kemampuan fast charging 9V x 1.67V atau sekitar 15W. Kalau ingin fast charging secara wireless, maka kita dapat membeli aksesoris terpisah dengan harga yang cukup mahal, tentunya.

Pengisian dari baterai tersisa 30-an% hingga 100% menggunakan kabel, memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Cukup cepat.

Samsung Galaxy Note 7 (8) Samsung Galaxy Note 7 (7)

Kesimpulan

Nah, untuk Samsung Galaxy Note 7, tentu gue akan sangat recommend untuk orang-orang yang merupakan geek atau memiliki budget membeli smartphone yang berlimpah. Kedigdayaan Samsung dalam meracik flagship memang harus diakui dengan kehadiran fitur-fitur serta kemampuan terbaiknya.

Kualitas Samsung di harga segini tidak dapat diragukan. Memang wajar dan impas karena harga yang kita bayarkan juga sangat “lumayan”. Hampir semua sisi tampil dengan apik dan menarik.

Samsung Galaxy Note 7 (3)

Di Note 7, kita akan mendapatkan phablet besar yang gahar sebagaimana judul kita. Dan untuk kali ini entah mengapa, gue jauh lebih prefer untuk merekomendasikan orang yang menginginkan phablet untuk membeli Note 7 dibanding iPhone 6S Plus.

Selain Apple iPhone 6S Plus yang harganya lebih mahal, menurut gue pribadi, iPhone akhir-akhir ini juga begitu-gitu saja tanpa banyak inovasi yang membuat wah. Baik itu segi desain, user interface, dan user experiences antara seri yang satu dengan seri lainnya. Palingan layarnya saja diperbesar, serta kemampuan prosesor, RAM, dan kamera yang ditingkatkan.

Sedangkan Samsung, meski kadang perubahan dengan versi sebelumnya kadang juga tidak terlalu radikal, namun vendor ini selalu berupaya menghadirkan sesuatu yang berbeda. Tak ayal calon pengguna setidaknya dibuat penasaran untuk mencicipinya.

OnePlus 3 (1) OnePlus 3 (2)

Namun jika elo mempunyai uang yang masih sayang untuk dihamburkan, Note 7 tentu tidak worth kecuali untuk mendapatkan gengsinya. Ada merek OnePlus 3 dengan harga yang jauh lebih terjangkau, kualitas tidak kalah, dan performa yang malah di atas Samsung Note 7 ini.

Bagaimana dengan OnePlus 3? Jika ada kesempatan akan gue bahas dan ulas, termasuk Note 7 ini yang mudah-mudahan dapat gue ulas secara langsung mengenai performanya. Hasta manana!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s