Mimicker Alarm, Membuat Bangun Pagi Lebih “Berusaha”

Pernah kesal diributkan dengan bunyi alarm di pagi hari? Atau sudah bangun, trus tidur lagi? Ini dia alarm yang siap membuat cara bangun elo lebih kreatif dan berbeda.

Microsoft lagi-lagi “berulah” dengan aplikasi-aplikasi kreatif. Kini giliran alarm yang dibuat lebih seru dengan cara yang berbeda. Perkenalkan, Mimicker Alarm!

mimicker-01

Berawal dari kebiasaan banyak orang, termasuk elo dan kita yang suka meng-snooze alarm pas “bernyanyi” di pagi hari, terus balik tidur lagi karena mudahnya menekan tombol “Snooze” ataupun “Turn off”. Akibatnya isu “ngaret”, telat, dan segala macamnya mulai mengemuka. Namun sekarang kebiasaan itu mungkin bakal berubah dan elo butuh sedikit “lebih banyak” usaha jika ingin mematikan alarm.

Yes, Microsoft Garage, sekumpulan tim kecil yang kreatif dan inovatif dari puluhan ribu karyawan perusahaan berlogo jendela ini sadar akan hal itu dan mencoba mengatasinya dengan aplikasi terbarunya ini. Aplikasi yang membantu kita untuk menjadi lebih produktif ini mencoba membuat kita untuk bangun pagi ataupun melakukan hal-hal lainnya yang sudah kita jadwal sebelumnya, secara sesegera mungkin dan tidak mudah untuk menundanya lagi.

Color Capture, Express Yourself, Tongue Twister

Ketiga metode inilah yang menjadikan aplikasi yang baru tersedia untuk Android saja ini berbeda dengan alarm native maupun aplikasi alarm lainnya.

mimicker-06

Gue mencoba aplikasi ini untuk pertama kalinya di perangkat Android Kitkat (paduan MIUI 7.1). Kesan pertama yang gue dapat adalah simpel, keren, dan mudah digunakan. Benar banget, pas pertama kali aplikasi ini diinstall dan dibuka akan muncul tutorial yang memberikan arahan dan cara penggunaannya.

mimicker-07

Mimicker mampu mendukung multiple alarm dengan kemampuan kustomisasi yang lumayan lengkap. Elo bisa membuat berbagai pengingat dengan pengaturan pengulangan hari, nama alarm, mimik yang ingin dijadikan cara “penghentian” alarm, jenis ringtone, dan terakhir vibrasi atau getaran.

mimicker-02

Jika waktunya telah tiba, alarm akan berbunyi. Saat gue coba, gue sih tidak mengubah ringtone alias bunyi alarm-nya. Ternyata bunyi bawaannya enak didengar juga. *adem gimana gitu*

Akan ada tombol yang bisa elo geser ke kiri dan ke kanan. Geser ke kiri adalah snooze untuk “menjinakkan” alarm selama waktu tertentu sedangkan geser ke kanan adalah mematikan alarm. Geser ke kananlah yang akan membuat mimik bekerja.

mimicker-08

Waktu snooze pada saat tombol digeser ke kiri dapat diatur di bagian Settings. Elo dapat memilih 30 detik, 1 menit, 5 menit, hingga 1 jam. Saran gue sih paling lama 5 menit. Toh kalau diatur ke 1 jam sama saja bohong dong alarmnya dan tidak efektif dalam penggunaan mimik.

Kemudian mimik yang akan elo gunakan untuk mematikan alarm adalah bersifat random (acak) berdasarkan jenis mimik yang elo pilih sebelumnya saat membuat alarm. Bisa jadi color capture lebih dulu, atau express yourself hingga tongue twister (kecuali elo pilih satu mimik saja pada saat set alarm).

mimicker-03

Jika Color capture yang muncul, elo diwajibkan untuk mencari warna yang muncul di perintah layar. Misalkan “Find something blue”, maka elo harus memotret objek dengan warna biru menggunakan kamera smartphone. Foto yang diambil akan diproses berdasarkan detektor dan alogaritma pencitraan milik Microsoft. Jika berhasil, maka foto yang ambil dapat dibagikan ke social media atau di-skip untuk langsung mematikan notifikasi alarm.

Lain dengan express yourself yang merupakan metode buat elo untuk berekspresi sesuai perintah. Contohnya kalau muncul “Show happy face” maka elo harus membuat muka bahagia di depan kamera. Sama juga seperti color capture, foto yang diambil akan diproses melalui sistem Microsoft yang kemudian bisa di-share atau dilewati.

mimicker-04

Terakhir tongue twister yang menggunakan media suara. Tidak lagi menggunakan kamera, metode ini menggunakan microphone untuk menangkap pelafalan suara elo sesuai kalimat yang muncul di layar. Sejenis voice recognition atau menggunakan teknis perintah suara gitu deh. Di sini, lidah elo dilatih lentur dan bisa dibilang turut akan melatih pronunciation English juga.

Kelihatan gampang ya? Memang gampang jika kita sedang kesepian jomblo atau kurang kerjaan. Namun kalau elo sedang ngantuk-ngantuknya di pagi hari, terus diperintahkan ini-itu supaya bisa mematikan alarm? Wah kebayang kan, butuh extra effort deh pokoknya.

mimicker-05

Saat nyawa elo belum terkumpul semua, elo diharuskan memotret, selfie, atau bahkan baca mantra. Sudah gitu, ada batasan waktu loh. Jika waktu (ditampilkan berupa bar kuning di bagian atas) habis, maka jenis mimik yang diharuskan untuk mematikan alarm akan dirandom ulang.

Misalkan elo sudah sempoyongan mencari warna merah sesuai perintah, sudah cari-cari ke penjuru ruangan, sudah ketemu, mau cekrek dan ternyata waktunya habisss… Walaaahhh!! Tiba-tiba perintahnya akan dirandom dan bisa saja disuruh selfie muka kaget. Coba pikir deh, betapa seru nan mengesalkan bukan?

Tapi semua metode di atas adalah bersifat seru-seruan dan itulah yang menjadi poin keunggulan aplikasi alarm ini. Setidaknya bangun pagi atau jadwal elo lainnya yang sudah diplan sebelumnya, bakal menuntut usaha elo untuk mematikannya atau sekadar melewatinya. Jadi elo tidak punya lagi alasan telat bangun, macet, maupun alibi lainnya karena kemalasan elo saat “dibangunkan” oleh alarm dan elo semudah itu memencet “snooze” atau “turn off” sebagaimana biasanya.

Semoga berguna, hasta manana!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s