Cara Baru Mendengarkan Lagu (Gratis!)

Selama ini elo mendapatkan dan menikmati lagu-lagu terbaru bagaimana sih? Download dulu simpan, terus di-playback? Kuno dan basi!!

Mengunduh lagu dan musik berformat mp3 untuk dinikmati di smartphone, iPod, PC, tablet, atau bahkan mobil memang bukan sesuatu yang tabuh lagi. Sejak kehadiran era digital, praktis orang-orang melupakan pembelian kaset, CD, dan sejenisnya.

Namun elo tahu gak jika mengunduh khususnya di situs-situs berbagi gratis adalah tindakan ilegal dan termasuk pembajakan? Bukan gue melarang dan sok suci juga, cuma kalau bisa, mengapa kita tidak mengurangi kebiasaan seperti itu.

Membajak seperti itu sama seperti mencuri karya orang lain. Contoh paling enteng saja deh, elo sudah belajar dan mengerjakan ujian di sekolah sampai “setengah hidup”, terus teman sebelah elo yang tidak pernah belajar tinggal menyontek dan menyalinnya sampai habis. Kesal gak?

Nah, demikian para musisi dan artis yang karya-karyanya secara tidak langsung sudah elo bajak. Kalaupun membajak, usahakan tetap memberi produk aslinya misalkan di iTunes atau memasang ring back tone-nya sebagai bentuk apresiasi kita kepada mereka.

Masih merasa berat juga? Tidak punya credit card? Hmm, ya sudah gue akan kasih cara menikmati lagu secara lengkap, gratis, legal, gak kuno, dan gak basi versi gue.

deezer

Deezer

Deezer merupakan situs musik yang berbasis di Paris, Perancis. Didirikan oleh Daniel Marhely, yang hingga tulisan ini gue buat, Deezer sudah memiliki koleksi 40 juta lagu dengan lebih dari 6 juta pengguna berbayar di lebih dari 180 negara.

Deezer dapat dinikmati dari berbagai perangkat. Mulai dari melalui web di situsnya www.deezer.com, Windows PC, Android, iPhone, Windows Phone (Mobile), iPad, bahkan sudah pre-installed di smart TV, Hi-Fi, bahkan head-unit mobil tertentu.

Secara penggunaan, Deezer dapat dinikmati secara gratis maupun berbayar. Versi gratis menawarkan lagu tanpa batas namun kadang disertai beberapa iklan teks dan absennya kemampuan mendengarkan lagu secara offline jika tidak ada koneksi internet.

Deezer Web Version

Jika elo membayar sebesar Rp73.000 per bulannya, ada beberapa benefit yang bisa didapatkan. Kemampuan memutar lagu secara bebas, menyimpan lagu untuk didengarkan ketika offline (atau ketika elo sedang roaming ke luar negeri misalnya sehingga koneksi internet menjadi terbatas), ketidakhadiran iklan, serta kualitas suara yang tinggi menjadi janji Deezer untuk pengguna premiumnya.

Pengalaman gue di versi gratisnya, Deezer menghadirkan berbagai playlist dan mixes yang siap elo pilih sesuai keinginan. Misalkan elo lagi mencari lagu ketika mood senang, hari sedang hujan, hati berbunga-bunga, atau bahkan lagu-lagu pas galau semua tersedia dan tersusun rapi.

Kualitas playing-nya juga tidak ada keluhan, stabil dan lancar meski koneksi internet terbatas. Suaranya lumayan untuk telinga “karet” seperti gue *tidak tahu jika telinga penikmat audio alias audiophile*. Sedikit catatan, Deezer agak berat jika menggunakan versi web dan agak boros bandwidth internet.

nokia-mixradio

MixRadio

MixRadio sejatinya bernama Nokia Music yang digagas sebagai pesaing iTunes. Sempat sukses dan menjadi favorit penggunanya, Nokia pun melakukan rebranding layanan musiknya ini menjadi Nokia MixRadio.

Namun karena Nokia merestrukturisasi bisnisnya dimulai dari menjual divisi ponselnya ke Microsoft, Nokia MixRadio pun diakuisisi oleh Naver Corp, perusahaan pemilik aplikasi chatting LINE yang sekarang kerap kita gunakan sehari-hari.

Platform MixRadio memang tidak seluas Deezer. MixRadio bisa dinikmati melalui aplikasinya di iOS, Windows Phone, dan Android. Namun sekarang, elo juga bisa menikmatinya melalui web di www.mixrad.io meski masih berstatus beta, serta smartwatch Adidas Micoach dan Harman Kardon Omni Speakers.

MixRadio Web Version

Keunggulan MixRadio selama gue pakai, adalah semuanya gratis. Eh, gratis gak ya? Dulu-dulu pas masih zaman Nokia, seingat gue ada versi premiumnya. Namun sekarang-sekarang, tidak ada lagi opsi pembayarannya. Yup, berarti benar sudah full gratis.

Kemampuan offline playing mode, membuat mix sendiri, mendengarkan dari mixes yang sudah dibuat oleh editor atau orang-orang lain di seluruh dunia, dan setelan audio high quality semua bisa didapatkan secara cuma-cuma di mobile apps-nya.

Koleksi lagunya sangat lengkap, khususnya lagu-lagu lokal di negara tertentu. MixRadio memang membuka perwakilan di sekitar 30 negara di berbagai belahan Bumi. Indonesia sendiri MixRadio memiliki kantor di Jakarta.

Catatan untuk MixRadio khususnya versi web yang masih beta, memang tidak stabil. Jika koneksi internet terputus sebentar, pemutaran musiknya langsung terhenti dan tidak auto-resume. Sedangkan di mobile apps-nya nyaris tidak ada masalah berarti sih.

Sekian dua layanan music streaming gratis yang biasanya gue pakai dan gue share ke kalian. Jika elo punya review dan pengalaman dengan layanan lain yang tidak kalah kece, misalnya Spotify, TuneIn, Rdio, Beats Music, Groove Music, dan lainnya bisa beritahu di kolom komentar ya. Hasta manana!

Update:

Per bulan Maret 2016, MixRadio telah dishutdown di seluruh dunia oleh induk perusahaannya, Naver (LINE). Jadi sekarang MixRadio sudah tidak dapat diakses.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s